Minggu, 12 Juni 2016

Tulisan 3

Subject-Verb Agreement

                Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak).  Subjek dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).
                Secara umum pada bentuk present tense, singular verb berupa base form (bentuk dasar) dari verb dengan ditambahkan ending (akhiran) -s. Adapun pada plural verb tanpa ditambahkan ending -s (sebaliknya, plural subject ditambahkan ending -s). Aturan kata kerja ini berlaku pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky, Anna) dan semua personal pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal), kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak (tidak termasuk verb “be” (was, am) pada “I”).

No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
The sun rises. (Matahari terbit.)
2
The stars shine. (Bintang bersinar.)
3
Leo rarely eats white bread. (Leo jarang makan roti putih.)

Namun jika ada helping verb, maka helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk dasar (base form verb). Pilihan helping verb dalam bentuk tunggal-jamak-nya adalah is-are, does-do, dan has-have. Khusus untuk has-have, agreement tidak berlaku jika kata tersebut merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping verb lainnya.

No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
My boss always comes on time.
(Bos saya selalu datang tepat waktu.)
2
They like eating out. (Mereka suka makan diluar.)
3
He is working. (Dia sedang bekerja.)
4
I do submit the task. (Saya harus mengirimkan tugas tersebut.)
5
The manager has checked the documents.
(Manager telah mengecek dokumen-dokumen tersebut.)
6
will have been sleeping for an hour when you arrive.
(Saya akan sudah tidur selama satu jam ketika kamu tiba.)
has-have TIDAK BERLAKU

Sedangkan  pada past tense, tidak ada perbedaan bentuk kata kerja dalam hal number (tunggal atau jamak)  jika tidak ada helping verb, yaitu: was-were.

No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
The cat was sleeping. (Kucing itu sedang tidur.)
2
We were roasting corn. (Kita sedang membakar jagung.)
3
She drove fast. (Dia mengebut.) TIDAK BERLAKU

Adapun jika kata kerja yang digunakan berupa linking verb, maka is, am (khusus I), was (past tense) digunakan oleh singular subject, sedangkan are dan were (past tense) oleh plural subject.

No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
Ricky is smart. (Ricky pintar.)
2
The children are naughty. (Anak-anak itu nakal.)
3
I was a stamp collector. (Saya dulu pengoleksi prangko.)
4
My books were borrowed by him. (Buku-buku saya dipinjam dia.)

Permasalahan pada Subject-Verb Agreement

                Subject-verb agreement menjadi membingungkan ketika  dihadapkan pada persoalan seperti: subjek berupa collective noun, compound subject, plural form dengan makna singular, dan indefinite pronoun. Selain itu, ada pula phrase atau clause yang menyela subjek dan kata kerja sehingga cukup dapat membingungkan didalam penentuan agreement-nya.

No
Subject-Verb Agreement
Contoh Subject-Verb Agreement
1
Collective Noun
Collective noun merupakan kata benda yang digunakan untuk menyatakan suatu nama kumpulan (terdiri dari lebih dari satu anggota). Sebagai subjek, kata benda ini dapat singular atau plural tergantung konteks.Jika anggota kumpulan melakukan hal yang sama secara serentak, maka kata benda ini dianggap sebagai suatu kesatuan subjek dengan singular verb.
Sebaliknya, bila anggota dari kumpulan bertindak secara individual, maka dianggap sebagai subjek jamak dengan kata kerja yang jamak pula.
The team is going
on holiday now.
[Artinya: Para anggota team sedang pergi berlibur (bersama-sama)
sekarang.]
The team are going
on holiday now.
[Artinya: Para anggota tim sedang berlibur (masing-masing) sekarang.]

Subject verb agreement simply means the subject and verb must agree in number. This means both need to be singular or both need to be plural.

Subject/Verb Agreement Examples
Here are some examples of subject verb agreement (the subject is bolded and the verb underlined): 
  • My dog always growls at the postal carrier.
  • Basketballs roll across the floor.
  • I don’t understand the assignment.
  • These clothes are too small for me.
  • Peter doesn’t like vegetables.
Compound Subjects
Compound subjects (two subjects in the same sentence) usually take a plural verb, unless the combination is treated as singular in popular usage or the two subjects refer to the same thing or person. 
Here are some examples of subject verb agreement with compound subjects:
  • Sugar and flour are needed for the recipe.
  • Neither my dad nor my brothers know how to ski.
  • Pepperoni and cheese are great on a pizza.
  • Corned beef and cabbage is a traditional meal in Ireland. (popular usage)
  • The creator and producer is arriving soon. (both refer to same person)
When using “or” or “nor” in a compound subject containing a singular and plural subject, the verb agrees with the closest subject. Examples of compound subjects using or, neither-nor, or either-or include:
  • My mom or dad is coming to the play. (singular)
  • Neither gray nor white is my favorite color. (singular)
  • Either Grandpa or my sisters are going to the park. (closest subject is plural)
  • Either my sisters or Grandpa is going to the park. (closest subject is singular)
  • Neither she nor I am going to college. (closest subject is singular)
Singular Indefinite Pronouns
Here are some examples of subject verb agreement with singular indefinite pronouns:
  • Each gets a trophy for playing.
  • Somebody will pay for this.
  • Anybody is more fun than you.
  • Something is very wrong here.
  • Everybody enjoys a good book.
  • Nothing has been determined as of yet.
Plural Indefinite Prounouns
Here are some examples of subject verb agreement with plural indefinite pronouns:
  • Both are qualified for the job.
  • Many went to the beach and got sunburned.
  • Few know what it really takes to get ahead.
  • Several are already on location.
  • Some sugar is required for taste. (sugar is uncountable so singular verb used)
  • Most of the cookies were eaten. (cookies are countable so plural verb used)
Midsentence Phrase or Clause
Here are some examples of subject verb agreement with a phrase or clause between the subject and verb:
  • theory of physics ascertains that a body in motion stays in motion.
  • virus in all the company’s computers is a real threat to security.
  • The causes of this prevalent disease are bad diet and lack of exercise.
  • The couch and chair I got at the store look really nice in here.
  • The members of the choir are very happy with the performance.
Collective Nouns
Collective nouns can be singular or plural depending on meaning. Here are some examples of subject verb agreement with collective nouns:
  • The committee meets here every Thursday. (singular)
  • The crowd is getting angry. (singular) 
  • The jury has finally reached a decision. (singular)
  • The majority rules most of the time. (plural)
  • The staff have gone their separate ways for the holidays. (plural)
Inverted Subjects
Here are some examples of subject verb agreement with inverted subjects where the subject follows the verb:
  • There are seven clean plates in the dining room.
  • There is a hair in my lasagna.
  • Over the rainbow flies a bird.
  • How are the employees enjoying the new building?
  • A good gift is a gift card.
Referensi:



Jumat, 10 Juni 2016

Tulisan 2

Verb Phrases & Tenses



A verb phrase consists of a main verb alone, or a main verb plus any modal and/or auxiliary verbs. The main verb always comes last in the verb phrase:
Sebuah frasa verba terdiri dari kata kerja utama saja, atau kata kerja utama ditambah modal dan / atau kata kerja bantu. Kata kerja utama selalu datang terakhir dalam kalimat verba
(mo = modal verb; aux = auxiliary verb; mv = main verb)
We all [MV]laughed.
Computers [MO]can [MV]be very annoying!
An apartment [MO]would [AUX]have [MV] cost less than a hotel for four of us.
Tony [MO]might [AUX]have [AUX]been [MV] waiting outside for you.
·         Verb phrase berdasarkan traditional grammar adalah kelompok kata berupa main verb (kata kerja utama( dan auxiliary verb (kata kerja bantu), sedangkan berdasarkan generative grammar adalah predicate — main verb beserta seluruh elemen yang melengkapinya: auxiliary verb, complement (objek kalimat), dan/atau modifier, namun tidak termasuk subjek kalimat.
Verb Phrase
Traditional Grammar      main verb
Generative Grammar    +/- auxiliary verb + main verb +/- complement +/- modifier
Keterangan:
Complement (objek kalimat)  dibutuhkan jika kata kerja utama berupa transitive verb.
Modifier dapat berupa adjective, adverb, atau konstruksi lain yang berfungsi seperti salah satu dari part of speech tersebut.
Contoh-contoh verb phrase berikut berdasarkan traditional grammar. Keterangan: Verb phrase = bold.

Contoh Kalimat Verb Phrase                                                                     Keterangan
I enjoy swimming.
(Saya menikmati berenang.)                                                                       enjoy = main verb
You should see a doctor during pregnancy.
(Kamu seharusnya mengunjungi dokter selama hamil.)                 should = modal auxiliary verb;
                                                                                                                                see = main verb
It has just been raining in Bogor.
(Baru saja turun hujan di Bogor.)                                                              has, been = auxiliary verb;
                                                                                                                                just = adverb (modifier);
                                                                                                                raining = main verb berupa present participle

Complex verb phrases
A complex verb phrase may include one modal verb and one or more auxiliary verbs before the main verb. A modal verb always comes before any auxiliary verbs:
Sebuah frase verba kompleks mungkin termasuk salah satu modal kerja dan satu atau lebih kata kerja bantu sebelum kata kerja utama. Kata kerja modal selalu datang sebelum kata kerja bantu:
(mo = modal verb; aux = auxiliary verb; mv = main verb)
House prices [MO]could [MV]fall during the next six months. (modal verb + main verb)
You [MO]may [AUX]have [MV]played this game before. (modal verb + one auxiliary verb)
The work [MO]should [AUX]have [AUX]been [MV]finished by 30 January. (modal verb + two auxiliary verbs)
TENSES:
ü  Simple Present Tense
            Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu hal yang terus-menerus        dilakukan, kegiatan sehari-hari, dan juga untuk menyatakan atau menyebutkan suatu           fakta atau kebenaran umum. Dalam Simple Present Tense, kata kerja (verb) yang            digunakan adalah kata kerja (verb) bentuk awal.
Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense
(+) Subject + Verb 1 + Object
(-)  Subject + DON’T / DOESN’T + Verb 1 + Object
(?) DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
(?) Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?

ü  Present Continuous Tense
            Tense ini digunakan untuk menyebut perubahan bentuk kata kerja berdasarkan waktu     terjadinya. Dalam pengertian Present Continuous Tense merupakan tense bentuk yang          menunjuk pada tindakan yang sedang berlangsung sekarang atau ketika pembicaraan       Itu sedang berlangsung
Berikut rumus present continuous tense untuk membuat kalimat-kalimat
Positif (+):
subject + to be (am, is, are) + Verb – ing + object
Contoh : I am watching TV now

Negatif (+):
subject + to be + not + verb – ing + object
Contoh : Hermawan is not going to Jakarta atau
Hermawan isn’t going to Jakarta
Tanya(?) :
to be + subject + verb – ing + object
Is Mrs. Salsa cooking in the kitchen ?

ü  Present Perfect Tense
Present Perfect Tense menekankan pada PERFECT nya itu. Perfect kan artinya “sempurna”. sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres, baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau Anda menekankan pada “SUDAH” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone). :
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3
ü  Present Perfect Continuous
Present perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan tindakan atau peristiwa yang sudah mulai terjadi pada waktu lampau dan masih sedang berlangsung sampai sekarang.
Pola kalimat:
(+) S + have/has + been + V-ing
(-) S + have/has + not + been + V-ing
(?) Have/has + S + been + V-ing
ü  Simple Past Tense
            Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu peristiwa/ kejadian yang dilakukan pada masa lampau dan diketahui pula waktu       terjadinya peristiwa atau kejadian tersebut.
Rumus simple past tense
Rumus simple past tense ada 2, yaitu rumus simple past tense (verbal) dan (nominal);
Verbal
(+) S + Verb-2 + O + adverb
(- ) S + did + not + Verb-1 + O + adverb
(?) Did + S + Verb-1 + O + adverb ?
Nominal
(+) S + tobe-2 (was/ were) + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )
(- ) S + tobe-2 (was/ were) + not + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )
(?) Tobe-2 (was/ were) + S + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb ) ?


Verb Tense Overview with Examples
Simple Present
Simple Past
Simple Future
I study English every day.
Two years ago, I studied English in England.
If you are having problems, I will help you study English.

am going to study English next year.
Present Continuous
Past Continuous
Future Continuous
am studying English now.
was studying English when you called yesterday.
will be studying English when you arrive tonight.

am going to be studying English when you arrive tonight.
Present Perfect
Past Perfect
Future Perfect
have studied English in several different countries.
had studied a little English before I moved to the U.S.
will have studied every tense by the time I finish this course.

am going to have studied every tense by the time I finish this course.
Present Perfect Continuous
Past Perfect Continuous
Future Perfect Continuous
have been studying English for five years.
had been studying English for five years before I moved to the U.S.
will have been studying English for over two hours by the time you arrive.

am going to have been studying English for over two hours by the time you arrive.
(Source:http://www.englishpage.com/verbpage/verbtenseintro.html)

Referensi:



Tulisan 1

Subject, Verb, Complement & Modifier

Subject

            Subject adalah tentang apa atau siapa yang dibicarakan dalam suatu kalimat atau klausa. Adapun subjek dapat berupa orang, hewan, benda, maupun konsep abstrak.
    Setiap complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupa artikel (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.
Contoh:
  • His new car tax has already been paid by his assistant.
  • Lia and I were eating our lunch on the kitchen table.
  • The very big boarding school in this country was built in 1980.
Simple Subject and Simple Predicate

Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb ataucompound verb tunggal.

Contoh Kalimat
Simple Subject
Simple Predicate
Keterangan
His new car tax has already been paid by his assistant.
(Pajak mobil baru dia telah dibayar oleh asistennya.)
tax
has been paid
his new car = (pre) modifier
by his assistant = prepositional phrase
The very big boarding school in this country was built in 1980.
(Sekolah asrama yang sangat besar di negara ini dibangun tahun 1980.)
school
was built
the very big boarding= (pre) modifier;
in this country = (post) modifier;
in 1980 = prepositional phrase
Open the door!
(Buka pintu!)
“you”
open
Pada kalimat imperative, subjek tidak ditulis karena dianggap sudah cukup dimengerti;
door = direct object
His Uncle Cal will not arrive on time.
(Paman Cal akan tidak akan tiba tepat waktu.)
Uncle Cal
will arrive
his = possessive;
not = adverb;
on time= prepositional phrase
There was a hounted house.
(Disana ada rumah berhantu.)
house
was
there = adverb;
haunted = participle;
a = article
Running may be hard for overweight people.
(Lari mungkin sulit untuk orang yang kelebihan berat badan.)
running
may be
running = gerund;
hard = adjective;
for overweight people = prepositional phrase
To travel is a bad idea.
(Bepergian merupakan ide yang buruk.)
to travel
is
to travel = infinitive;
is = linking verb;
a bad idea = subject complement

Verb
            Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verbmerupakan satu dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particlemenjadi phrasal verb (get in, make up, read over).
Macam-Macam dan Contoh Verb
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
  • Transitive dan IntransitiveTransitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
  • Regular dan Irregular: Pada bentuk regularpast tense dan participle didapat dengan menambahkan suffixed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
  • Action dan StativeAction (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
  • Finite dan Non-FiniteFinite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
  • Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (contoh kalimat: She is young and beautiful).
  • Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi (contoh kalimat: I had my house renovated last week).

COMPLEMENT
  • Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda)
  • biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif
  • complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom)
contoh:
  • Sarijon bought a cake yesterday
    • What did Sarijon buy yesterday?  –> a cake.
  • He saw Tony at the movie
    • Whom did he see at the movie? –> Tony
  • I explain pharmacology to my students
    • What do I explain to my students? –> pharmacology
Catatan: Setiap kalimat tidak harus mempunyai complement.

MODIFIER
  • Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan
  • Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun
    • Preposition = on, out, under, behind, etc…
  • Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)
Contoh:
  • John bought a book at a book fair
    • Where did John buy a book? –> at a book fair
  • She is driving very fast
    • How is she driving? –> very fast
  • I posted my application yesterday
    • When do I post my application? –> yesterday
So, seperti ini unsur-unsur Subject, Verb, Complement dan Modifier dalam contoh kalimat :
We   studied   grammar   last week.
S            V                  C                M


Referensi :



Rabu, 01 Juni 2016

TOEFL, TOEIC dan IELTS

Nama  : Gita Nurul Azania
NPM    : 23213757
Kelas    : 3EB15
Tugas Ketiga Bahasa Inggris Bisnis 2 #

TOEFL, TOEIC dan IELTS

            Ada macam-macam program tes bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Program tes yang dikenal di Indonesia yaitu TOEFL, IELTS, dan TOEIC. Ketiga macam tes itu dipakai untuk berbagai keperluan seperti untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, bekerja di luar negeri, salah satu syarat masuk perguruan tinggi. TOEFL, TOEIC dan IELTS ini digunakan untuk mengukur kemampuan para non-native English speaker.Nnon-native English speaker adalah orang-oran yang bahasa aslinya bukan bahasa Inggris.

TOEFL

            TOEFL singkatan dari Test of English as a Foreign Language yaitu tes bahasa Inggris sebagai bahasa asing. TOEFL dipakai untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris. TOEFL diperuntukan bagi mereka yang hendak sekolah ke negara-negara English-American, seperti Amerika Serikat contohnya. Ada tiga macam pilihan tes:
1)    PBT (Paper Based Test), yaitu kamu mengerjakan tes TOEFL di atas kertas. Materi tes  biasanya meliputi listening, reading, dan structure.
2)    CBT (Computer Based Test), yaitu kamu mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer. Materi tes biasanya meliputi listening, readingstructure dan ada tambahan writing.
3)    IBT (Internet Based Test), yaitu tes TOEFL kamu mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer yang terhubung ke internet. Materi tes biasanya meliputi  listening, readingstructure, writing dan ada tambahan speaking.
Adapun rentang skor TOEFL sebagai berikut.
  • Skor TOEFL PBT: 310 - 677.
  • Skor TOEFL CBT: 30 - 300.
  • Skor TOEFL IBT: 8 - 120.
            Skor TOEFL berlaku selama 2 tahun. Jika lewat dari 2 tahun, kamu harus mengambil lagi tes TOEFL. Untuk bisa mengajukan beasiswa kuliah di luar negeri, skor TOEFL kamu minimal harus 550 (PBT).
            TOEFL ini sering digunakan buat masuk universitas atau lembaga-lembaga pemerintahan. Biasanya kalo mau masuk universitas minimal scorenya berkisar antara 450 sampai 500 tergantung universitasnya. TOEFL juga bisa untuk cari beasiswa, juga untuk mereka yang mau belajar di US. TOEFL itu ada macem-macem , ada TOEFL like (TOEFL abal-abal, cuma buat belajar aja), ada TOEFL Institutional, dan TOEFL Internasional. Untuk dapat beasiswa studi di US biasanya pakai TOEFL Internasional.

IELTS

            IELTS singkatan dari International English Language Testing System, yaitu program tes untuk menguji kemahiran dalam berbahasa Inggris.IELTS biasanya digunakan untuk mengurus visa luar negeri, studi/sekolah ke negara-negara English-British (seperti Inggris dan Australia misalnya), pindah kewarganegaraan, dsb.
Ada dua versi IELTS: Academic Version (versi akademik) dan General Training Version (pelatihan umum):
  • Versi akademik diperuntukan mereka yang akan masuk perguruan tinggi dan para profesional seperti dokter atau perawat yang akan bekerja di negara pengguna British English.
  • Versi pelatihan umum diperuntukan mereka yang akan bekerja atau keperluan imigrasi (seperti pindah kewarganegaraan).
Materi tes IELTS ada 4, yaitu:
1)    listening (30 menit ),
2)    reading (1 jam),
3)    writing (1 jam), dan
4)    speaking (12-15 menit).
            Secara keseluruhan, tes IELTS membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Rentang skor tes adalah IELTS: 1 - 9. Jika akan digunakan untuk keperluan sekolah ke Inggris Australia, Kanada, Selandia Baru maka skor IELTS yang dibutuhkan adalah 5,5 ke atas.

TOEIC

            TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication, yaitu tes bahasa Inggis untuk komunikasi internasional. TOEIC lebih khusus diperuntukan orientasi pekerjaan. Jika kamu ingin bekerja di luar negeri atau perusahaan asing di Indonesia, maka kamu harus memiliki sertifikasi TOEIC.
            TOEIC biasnya diambil buat para calon pengajar Bahasa Inggris atau mau menjadi pengajar di luar negeri. Tidak hanya itu, ada juga keperluan lain seperti bisnis, indutri, dan perdagangan yang butuh juga TOEIC untuk dapet lisensi. TOEIC itu sendiri cuma terdiri dari 2 ujian yaitu listening dan reading. range nilai dari 10 sampai 990. TOEIC ini bener-bener buat kerja. Bukan buat cari beasiswa. Tipe soal-soal TOEIC juga mengarah ke bisnis biasanya. Agar kamu dapat bekerja di luar negeri, usahakan skor TOEIC kamu lebih dari 450.

 http://www.erlangga.co.id/images/stories/baru/toefl.png
Referensi :
(diakses pada 1Juni 2016)
(diakses pada 1 Juni 2016)